Jakarta, CNN Indonesia —
Manajer Tim nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan tak memilih pemain Sesuai ketentuan asal-usul keluarga dan negara. Ia hanya ingin fokus pada kualitas untuk membela skuad Garuda.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/1), Manajer 50 tahun itu menganggap keragaman dalam satu tim merupakan sebuah kekuatan. Karenanya, ia ingin penggawa Tim nasional Indonesia merupakan pemain yang Sungguh-sungguh punya kapasitas di atas rata-rata.
“Saya tidak melihat paspor atau latar belakang, saya hanya melihat pemain itu sendiri,” kata Herdman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Keragaman Merupakan kekuatan. Kalau kita anggap itu kelemahan maka Akan segera tetap jadi kelemahan,” ia menambahkan.
Juru Strategi asal Inggris itu mencontohkan saat masih melatih Tim nasional Kanada. Di sana, lanjutnya, banyak pemain dengan latarbelakang berbeda. Plus negara di Amerika Utara tersebut Bahkan mengizinkan warga negaranya mengantongi dua paspor sehingga membuka kesempatan lebih luas untuk diaspora.
“Waktu di Kanada, ada banyak keragaman di sana. Banyak imigran di sana. Tapi kami bersatu di ruang ganti. Ada orang Amerika, Inggris, Skotlandia, mana-mana. Tapi kami bisa bergabung secara kolektif dengan jersi yang sama,” ucapnya.
“Di Indonesia Bahkan Harus begitu, bawa satu bendera saja untuk membentuk warisan ke generasi berikutnya,” ia menegaskan.
Lebih lanjut Herdman menegaskan ambisi membawa Tim nasional Indonesia ke Piala Dunia. Dengan diperkuat pemain diaspora dan pemain binaan lokal, ia optimistis tim Merah Putih bisa menapak pentas global.
“Ini salah satu Trik untuk lolos ke Piala Dunia dan menatap panggung dunia. Tidak peduli soal paspor, soal asal-usul,” ujar Ia.
John Herdman resmi diperkenalkan sebagai Manajer Tim nasional Indonesia pada Selasa (13/1). Manajer yang membawa Kanada lolos Piala Dunia 2022 tersebut dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun pula.
(ikw/nva)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
