Dokumen Epstein Singgung Indonesia sampai Prabowo Ingin Temui Trump

Daftar Isi



Jakarta, CNN Indonesia

Dokumen kasus predator seksual dan pedofilia Jeffrey Epstein baru yang diungkap ke publik masih menjadi sorotan berita internasional pada Selasa (3/2).

Rencana Kepala Negara Prabowo Subianto Ingin menemui Kepala Negara Amerika Serikat Donald Trump Bahkan menjadi sorotan berita internasional. Berikut kilas berita internasional:



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Menteri Kehakiman China Divonis Bui Seumur Hidup Imbas Suap

Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis hukuman penjara seumur hidup oleh Lembaga Peradilan pada Minggu (1/2) atas kasus suap.

Lembaga Peradilan Rakyat Menengah Xiamen di Provinsi Fujian, wilayah pesisir tenggara China, menyatakan Tang secara ilegal menerima aset senilai lebih dari 137 juta yuan (sekitar Rp330 miliar) dalam kurun 2006 Sampai sekarang 2022.

Menurut stasiun penyiaran pemerintah CCTV, Tang Bahkan menyalahgunakan jabatannya untuk Menyajikan keuntungan kepada Sebanyaknya entitas dan individu, antara lain dalam proses pencatatan perusahaan, pembelian kembali lahan, pinjaman bank, serta penanganan perkara.

Prabowo Berencana Temui Trump, Ada Apa?

Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan Kementerian Luar Negeri tengah membahas rencana pertemuan Kepala Negara RI Prabowo Subianto dengan Kepala Negara Amerika Serikat Donald Trump membahas tarif dagang.

“Dalam proses dibahas oleh Kementerian Luar Negeri. Nanti Pak Menlu yang Berencana menyampaikan. Tentunya Sebelumnya ada perbincangan dan beberapa kali bertemu, itu nanti Berencana diputuskan,” kata Teddy di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2).

Proses perundingan dagang Indonesia dan AS memakan waktu cukup panjang. Kepala Negara Prabowo Subianto disebut Berencana langsung menemui Kepala Negara Donald Trump di Amerika Serikat pada akhir Januari 2026 untuk menandatangani kesepakatan tarif dagang kedua negara.

[Gambas:Video CNN]

Indonesia Masuk di 902 Dokumen Baru Jeffrey Epstein, Apa Isinya?

Indonesia turut tercatat dalam jutaan dokumen terkait kasus predator seksual Jeffrey Epstein yang dirilis Kementerian Kehakiman Amerika Serikat pada pekan lalu.

Dokumen itu diunggah di situs Kementerian Kehakiman AS dan bisa diakses untuk publik.

Saat memasukkan kata Indonesia di kolom pencarian, hasilnya terdapat 902 dokumen dengan pembahasan yang berbeda-beda.

(rds)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version