Jakarta, CNN Indonesia —
Produsen ban asal China, Sailun, meresmikan pabrik mereka di Indonesia pada Minggu (18/1). Fasilitas manufaktur ini berdiri di Demak, Jateng dengan nilai Penanaman Modal USD251,44 juta atau sekitar Rp4,25 triliun.
Pabrik di Indonesia, yang dikelola Sailun Manufacturing Indonesia, anak perusahaan Sailun International Holding, merupakan yang ketujuh milik Sailun Grup di dunia. Selain di Nusantara, Sailun punya pabrik di China, Kamboja dan Mesir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik di Indonesia rencananya Berencana memproduksi ban radial untuk kendaraan penumpang (PCR), Kendaraan Bus dan truk (TBR), serta alat berat (OTR).
Pabrik Sailun Indonesia ditargetkan memiliki kapasitas produksi tahunan Sampai saat ini 3,6 juta ban PCR, 600 ribu ban TBR, dan 37.000 ton ban OTR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain memenuhi kebutuhan domestik, fasilitas ini Bahkan dirancang sebagai basis Penjualan Barang ke Luar Negeri untuk kawasan Asia Pasifik.
Ban Sailun Berencana dijual di dalam negeri melalui Sailun Tire Indonesia, yang berperan sebagai hub distribusi dan layanan purna jual.
“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap, mulai dari PCR, TBR, OTR, Sampai saat ini TUBE dan FLAP, yang berakar pada semangat Made in Indonesia,” kata Eko Supriyatin, Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia dalam keterangan resminya.
Sailun Grup, yang berdiri pada 2022, Merupakan produsen ban terbesar dunia peringkat 10 Mengikuti laporan Tire Press 2024. Ditambah lagi dengan menurut Brand Finance 2023, Sailun yang Pernah hadir di 180 negara ada di posisi 11 merek ban paling bernilai global.
(fea)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











