Bisnis  

Pedagang Kembali Berjualan, Harga Daging Sapi Dikunci Rp150 Ribu


Jakarta, CNN Indonesia

Harga daging sapi di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sebesar Rp150.000 per kilogram pada hari ini, Senin (26/1) usai aksi mogok jualan pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek beberapa hari lalu.

Salah satu pedagang daging sapi bernama Andi mengatakan harga tersebut berlaku merata di seluruh lapak daging sapi di Pasar Lenteng Agung.

“Pada Di waktu ini ada di harga Rp150 ribu per kilogram,” kata Andi saat ditemui CNNIndonesia.com, Senin (26/1).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebutkan para pedagang Pernah terjadi kembali berjualan sejak dua hari terakhir setelah aksi mogok yang berlangsung Sampai sekarang akhir pekan lalu.



“Pernah terjadi dua harian ini. Dari Sabtu kemarin kita Pernah terjadi buka,” ujarnya.

Meski sempat terjadi gangguan pasokan akibat aksi mogok massal berdagang, Andi mengatakan aktivitas jual beli daging sapi masih berjalan dan konsumen tetap datang berbelanja.

“Ada, tetap ada yang beli,” kata Ia.

Andi memperkirakan harga daging sapi bakalan melonjak menjelang Ramadan Sekalipun Pada Di waktu ini harga jualnya dipatok seragam Rp150 ribu per kg. Menurutnya, tren Fluktuasi Harga menjelang bulan puasa merupakan pola yang hampir Setiap Saat terjadi setiap tahun.

“Bisa naik lagi. Biasanya memang naik lagi, bisa sampai Rp180 ribu bahkan Rp200 ribu per kilogram,” ujarnya.

Pada Di waktu ini, harga daging sapi di tingkat nasional masih terpantau relatif terkendali. Sesuai aturan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga rata-rata daging sapi kualitas I tercatat sebesar Rp142.250 per kilogram, sementara daging sapi kualitas II Rp134.600 per kilogram.

Mengacu data Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga rata-rata nasional daging sapi murni berada di angka Rp136.727 per kilogram, atau masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) nasional sebesar Rp140 ribu per kilogram.

Sebelumnya, pedagang daging sapi di Jabodetabek melakukan aksi mogok jualan sejak Kamis (22/1) Sampai sekarang Sabtu (24/1) sebagai bentuk Keluhan Masyarakat atas mahalnya harga sapi hidup di tingkat feedlot. Aksi tersebut sempat menekan pasokan daging sapi di Sebanyaknya pasar tradisional.

Kemudian, mogok berakhir usai pemerintah bersama asosiasi pedagang dan importir sapi menyepakati harga sapi hidup di tingkat feedlot sebesar Rp55.000 per kilogram Sampai sekarang Lebaran.

Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Wahyu Purnama memastikan pedagang kembali berjualan mulai Jumat (23/1). Meski begitu, aktivitas jual beli di Sebanyaknya pasar dilaporkan belum sepenuhnya pulih.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan kesepakatan harga sapi hidup Rp55.000 per kilogram diterapkan selama Ramadan Sampai sekarang Idulfitri untuk menjaga keterjangkauan harga daging ruminansia di tingkat konsumen. Pemerintah Bahkan mengancam Akan segera menindak tegas pelaku usaha feedlot yang menjual sapi hidup di atas harga kesepakatan.

Kepala Bapanas yang Bahkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak Akan segera ragu mencabut izin pelaku usaha yang melanggar Syarat harga tersebut.

“Kami cek, masih di bawah HAP. Rp 55.000 per kilogram. HAP-nya Rp 56.000 per kilogram. Kalau ada aku temukan di antara (pemegang kuota Produk Impor sapi/kerbau bakalan) 700 ribu ekor, ini perusahaannya 80 perusahaan, aku temukan (melanggar HAP), aku cabut izinnya,” tegas Amran dalam Rapat Koordinasi Jelang Ramadan dan Idulfitri di Jakarta, Kamis (22/1).

Bapanas mencatat ketersediaan stok daging sapi dan kerbau nasional Sampai sekarang Idulfitri 2026 masih mencukupi. Total ketersediaan Januari-Maret 2026 diproyeksikan mencapai 185,4 ribu ton, sementara kebutuhan konsumsi berada di kisaran 179 ribu ton, sehingga terdapat surplus sekitar 6,3 ribu ton.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Sampai sekarang minggu ketiga Januari 2026 terdapat 14 daerah yang mengalami penurunan harga daging sapi di tingkat konsumen, meningkat dibanding awal Januari yang tercatat di 13 daerah.

(lau/pta)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA