Jakarta, CNN Indonesia —
Nvidia resmi meluncurkan Alpamayo, sebuah teknologi terbaru model kecerdasan buatan (AI) yang diklaim mampu membuat Kendaraan Pribadi tanpa pengemudi atau otonom mempunyai kemampuan bernalar seperti manusia.
CEO Nvidia Jensen Huang menjelaskan bahwa Alpamayo ditujukan untuk Mengoptimalkan kemampuan kendaraan otonom dalam menavigasi berbagai situasi berkendara yang kompleks dan dinamis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Alpamayo menghadirkan penalaran pada kendaraan otonom, memungkinkan mereka memikirkan skenario langka, berkendara dengan Terjamin di lingkungan yang kompleks, dan menjelaskan keputusan pengemudi mereka,” kata Huang di ajang Consumer Electronics Show di Las Vegas, Amerika Serikat, Senin (5/1), melansir Tech Crunch.
Alpamayo 1 merupakan sebuah model “Vision Lenguage Action” (VLA) berbasis pemikiran berantai dengan 10 miliar parameter.
Model ini memungkinkan kendaraan otonom untuk berpikir lebih mirip manusia, sehingga dapat menyelesaikan kasus-kasus kompleks, seperti menavigasi gangguan lampu lalu lintas di persimpangan yang ramai tanpa pengalaman sebelumnya.
Huang menambahkan bahwa Alpamayo tidak hanya menerima masukan sensor dan mengaktifkan setir, rem, dan akselerasi, tetapi Bahkan mempertimbangkan tindakan yang Akan segera dilakukannya.
“Ini Mendukung Anda tindakan apa yang Akan segera diambilnya, alasan di balik tindakan tersebut. Dan Niscaya saja, arah pergerakannya,” ungkap huang.
Kode dasar Alpamayo 1 tersedia di Hugging Face. Pengembang dapat menggunakannya untuk membuat versi yang lebih kecil dan lebih Mudah untuk pengembangan kendaraan, melatih sistem pengemudian yang lebih sederhana, atau membangun alat seperti sistem penandaan otomatis yang secara otomatis menandai data video atau evaluator yang memeriksa apakah Kendaraan Pribadi Sudah membuat keputusan yang cerdas.
Sebagai bagian dari peluncuran Alpamayo, Nvidia merilis dataset terbuka yang terdiri dari lebih dari 1.700 jam data mengemudi yang dikumpulkan di berbagai Tempat dan kondisi, termasuk skenario dunia nyata yang langka dan kompleks.
Perusahaan Bahkan meluncurkan AlpaSim, kerangka kerja simulasi sumber terbuka yang dirancang untuk memvalidasi sistem mengemudi otonom.
Dirancang untuk mereplikasi kondisi mengemudi dunia nyata, mulai dari sensor Sampai sekarang lalu lintas, AlpaSim tersedia di GitHub dan Akan segera memungkinkan pengembang untuk menguji sistem secara Terjamin dalam skala besar.
(wpj/dmi)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
