Kata-kata Klopp Bikin Sadio Mane Pilih Liverpool dan Tolak MU


Jakarta, CNN Indonesia

Pemain Al Nassr Sadio Mane mengungkapkan bagaimana ia menolak tawaran dari Manchester United sebelum Kesimpulannya memilih bergabung dengan Liverpool, yang membawanya menjadi legenda di Anfield.

Saat kariernya bersama Southampton Tengah bersinar, banyak Tim besar yang tertarik untuk merekrut Mane. Dengan mencetak lebih dari sepuluh gol di setiap musimnya di Southampton, Striker asal Senegal ini mampu memikat perhatian Tim-Tim top Eropa.

Sekalipun demikian, perjalanan Mane Ke arah Liverpool bukanlah hal yang mudah. Manchester United sempat mencoba merekrutnya. Louis van Gaal, manajer saat itu, bahkan menghubungi Mane secara langsung untuk membujuknya pindah ke Old Trafford.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saat itu, Manchester United menghubungi saya Pada waktu yang sama dengan Liverpool. Saya Tengah berbicara dengan Van Gaal. Rooney ada di sana, Di Maria ada di sana, Depay ada di sana. Ketika mereka gagal membeli saya, mereka membeli Martial,” kata Mane dikutip dari Metro.



Van Gaal kemudian menghubungi Mane melalui telepon.

“Sadio, apa kabar? Saya ingin kamu datang ke Manchester United,” ucap Mane menceritakan saat Van Gaal menelponnya.

“Benarkah?” kata Mane menanggapi. 

“Ya, saya tahu kamu pemain bagus dan kamu bisa Membantu tim, dan kami Bahkan bisa membantumu menjadi pemain yang lebih baik,” kata Van Gaal melanjutkan.

Sekalipun demikian, Mane merasa ada kekhawatiran mengenai peluang bermain di tim utama Manchester United.

“Saya bertanya padanya, ‘Anda punya Depay, Anda punya Rooney, Anda punya Van Persie, jadi di mana saya Berniat bermain?,” ujar Mane.

Mane mengungkapkan bahwa ia ingin memastikan waktu bermainnya dan tidak merasa yakin dengan jawaban Van Gaal. Beberapa hari setelah percakapan tersebut, panggilan dari Manajer Liverpool Jurgen Klopp datang.

Saat itu, Liverpool belum lolos ke Liga Champions, tetapi Klopp berusaha meyakinkan Mane dengan kata-kata yang membawanya ke Liverpool.

“Ketika Klopp menelepon saya, Ia berkata, ‘Apa kabar? Itu kesalahan saya karena kamu tidak datang ke Dortmund’, Ia tahu saya ingin datang,” ucap Mane menceritakan saat Klopp menghubunginya.

“Saya bertemu dengannya lebih dulu. Saya tidak senang dan Ia meminta maaf lebih dulu,” ucap Mane melanjutkan.

“Kita Berniat membangun tim yang tidak Berniat ingin dihadapi siapa pun, dan Bila kita tumbuh bersama, maka kamu Berniat bermain di setiap Liga,” ujar Mane mengulang ucapan Klopp.

Mane pun mengungkapkan betapa keyakinannya tumbuh saat itu, dan ia memutuskan untuk bergabung dengan Liverpool.

“Jadi ketika Ia mengatakan ini, saya langsung bergabung dengan proyek yang saya inginkan karena Ia bilang kita Berniat membentuk tim yang kuat dan saya Berniat bermain di setiap Liga,” kata Mane.

“Ya ini Tim saya. Ini keputusan yang tepat dan inilah yang ingin saya lakukan,” ucap Mane kepada Klopp.

Setelah Kesimpulannya bergabung dengan Liverpool, Mane segera menjadi pemain kunci di bawah asuhan Klopp. Ia mencetak 18 gol pada musim saat Liverpool meraih gelar Liga Premier pertama mereka dalam 30 tahun, Sekaligus memenangkan Liga Champions, Piala FA, dan Piala EFL.

Mane melanjutkan karier cemerlangnya di Liverpool selama enam tahun sebelum pindah ke Bayern Munich pada 2022, dan Kesimpulannya ke Tim Arab Saudi, Al Nassr.

(rhr)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA