Fan Ucapkan Selamat Tinggal pada Satu-satunya Panda di Jepang


Jakarta, CNN Indonesia

Fan mengucap salam perpisahan buat sepasang panda di Kebun Binatang Ueno, Jepang. Mereka Berniat dikembalikan ke China usai dipinjamkan dalam rangka program “Politik Luar Negeri panda”.

Lei Lei dan Xiao Xiao Berniat pulang ke China. Kedua panda ini dipinjamkan China sebagai lambang persahabatan antara China dan Jepang sejak normalisasi hubungan diplomatik pada 1972.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyaknya pengunjung meneteskan air mata, menyadari bahwa Jepang bakal ditinggal panda satu-satunya.

Gen Takahashi warga Tokyo yang berkunjung ke Kebun Binatang Ueno mengungkapkan panda dapt Mendukung meciptakan hubungan baik dengan China. Ia ingin panda bisa kembali ke Jepang suatu saat nanti.

“Anak-anak Bahkan menyukai panda, jadi Seandainya kami bisa melihatnya dengan mata kepala sendiri di Jepang, saya Niscaya ingin pergi,” kata Takahashi seperti dilaporkan AFP.

Kepulangan Lei Lei dan Xiao Xiao diumumkan secara tiba-tiba oleh Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. Takaichi sempat mengisyaratkan bahwa Tokyo dapat melakukan intervensi militer Seandainya terjadi serangan terhadap Taiwan.

Komentarnya pun memicu kemarahan China yang menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya sendiri.

Di momen perpisahan dengan kedua panda tersebut, tidak semua pengunjung bisa menyaksikan mereka secara langsung.

Sebanyak 4.400 pemenang beruntung dari lotere online bergantian melihat si kembar berusia empat tahun itu. Sementara yang lain berkumpul di dekatnya dengan mengenakan kaos, tas, dan boneka tema panda.

Mayuko Sumida, salah satu pengunjung, rela menempuh beberapa jam dari Aichi tengah untuk bertemu si kembar meski tidak menang lotere.

Lei Lei dan Xiao Xiao di Kebun Binatang Ueno pada Januari 2022 silam. Keduanya bakal pulang ke China pekan ini. (Tokyo Zoological Park Society via AP )

Buat Sumida, panda memang berukuran besar tapi gerakannya sangat lucu. Ia mengaku terpikat Berniat tingkah polah Lei Lei dan Xiao Xiao.

“Jepang Berniat kehilangan semua pandanya. Rasanya agak sedih,” katanya.

Kedua panda rencananya Berniat pulang ke China pada Selasa (27/1).

Sementara itu, Masaki Ienaga, profesor di di Universitas Kristen Wanita Tokyo dan ahli dalam Hubungan Antar Negara Asia Timur, berpendapat kepergian si kembar Kemungkinan tidak bermuatan politik.

Berniat tetapi, Seandainya panda kembali ke Jepang Di kemudian hari, itu Berniat melambangkan hubungan kedua negara yang membaik.

“Di kemudian hari…Seandainya ada niat untuk Mengoptimalkan hubungan bilateral di kedua belah pihak, ada kemungkinan (kembalinya) panda Berniat menjadi agenda pembahasan,” katanya.

(els)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA