Awas Stroke, Hindari 5 Kebiasaan Ini Supaya bisa Tetap Sehat

Daftar Isi



Jakarta, CNN Indonesia

Stroke jadi salah satu pembunuh teratas di dunia. Semakin ke sini, usia pengidapnya pun semakin muda.

Di tengah peringatan Hari Stroke Sedunia, rasanya kita patut mengingat kembali beberapa kebiasaan Dalang stroke.

Stroke Merupakan kondisi medis yang menyerang otak. Serangan stroke terjadi saat aliran darah ke otak terganggu (stroke iskemik) atau saat pembuluh darah di otak bocor atau pecah (stroke hemoragik).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan The Global Stroke Fact Sheet memprediksi, sekitar 1 dari 4 orang di dunia mengalami stroke.

Beberapa faktor berperan memicu stroke selain Keseharian, seperti faktor genetik, usia, dan ras.

Kabar baiknya, stroke Bahkan bisa dicegah, sama seperti penyakit lainnya. Salah satunya dilakukan dengan menjalani Keseharian yang lebih sehat.

Kebiasaan Dalang stroke

Untuk menjalani Keseharian sehat, setidaknya Anda bisa memulainya dengan menghindari beberapa kebiasaan Dalang stroke berikut ini, melansir NBC News.

1. Sering makan junk food

Junk food dikenal kaya Berniat lemak jenuh yang tidak menyehatkan. Selain junk food, beberapa makanan lain Bahkan dikenal dengan kandungan lemaknya yang tinggi seperti daging merah, jeroan, Sampai sekarang makanan apa pun yang digoreng.

Jaga pola makan dengan makan banyak sayur, biji-bijian, ikan, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.

Boleh saja Bila sesekali Anda menginginkan makanan yang tinggi lemak jenuh. Tapi, batasi asupannya.

2. Menjomlo dalam waktu lama




Ilustrasi. Menjomlo dalam waktu lama, salah satu kebiasaan Dalang stroke. (iStock/JosuOzkaritz)

Sebuah studi menemukan, pernikahan yang Senang bisa Mendukung menurunkan risiko penyakit stroke.

Sekalipun, laki-laki yang merasa tidak Senang di dalam pernikahannya kemungkinan besar memiliki risiko yang sama seperti laki-laki lajang karena stroke.

3. Membiarkan stres

Kebahagiaan, suasana hati, dan sikap positif bisa melindungi Anda dari stroke.

Penelitian menjelaskan, peningkatan skala kebahagiaan memengaruhi risiko stroke pada laki-laki sebesar 41 persen dan perempuan sebesar 18 persen.

Jangan biarkan stres dan tekanan-tekanan hidup membuat Anda tidak Senang.

4. Tak menjaga berat badan

Berat badan lebih berarti memiliki risiko stroke lebih tinggi. Berat badan berlebih bisa memicu tekanan darah tinggi dan diabetes, yang bakal berujung pada stroke.

Penelitian mengatakan, orang dengan indeks massa tubuh (BMI) sekitar 1,43 Sampai sekarang 2,21 kali memiliki risiko stroke yang lebih tinggi daripada mereka yang punya skor BMI rendah.

5. Merokok

Merokok dua kali lipat Mengoptimalkan risiko stroke. Sekalipun, risiko ini bisa hilang Bila Anda berhenti merokok. Hal ini bahkan berlaku bagi seseorang yang sebelumnya merupakan perokok berat sekali pun.

Demikian beberapa kebiasaan Dalang stroke. Hindari beberapa kebiasaan di atas Supaya bisa tubuh senantiasa sehat.

(pli/asr)

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version