Jakarta, CNN Indonesia —
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengungkap alasan dirinya mengundurkan diri di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok Sampai sekarang turun dari level 9.000.
Ia menjelaskan pengunduran dirinya merupakan bentuk tanggung jawab atas anjloknya IHSG Sampai sekarang 8 persen selama dua hari berturut-turut.
“Saya sebagai direktur dan utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai direktur utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iman berharap keputusannya Unggul untuk Bursa Efek Indonesia.
“Semoga dengan pengunduran saya ini Bursa Efek kita jadi lebih baik,” ujarnya.
Bursa Efek RI tengah dihantam badai setelah MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia.
Kebijakan itu mencakup pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.
Efeknya, IHSG anjlok selama dua terakhir Sampai sekarang menyebabkan penghentian perdagangan sementara (trading halt). Indeks saham Bahkan turun dari level 9.000.
Pada Rabu (28/1) sore, IHSG ditutup di level 8.320, terperosok 659,67 Skor atau minus 7,35 persen dari perdagangan sebelumnya, setelah sempat tertekan ke level 8.187 siang tadi.
Kemudian, indeks ditutup di level 8.232 pada perdagangan Kamis (29/1) sore. Indeks saham merosot 88,35 Skor atau minus 1,06 persen dari perdagangan sebelumnya, setelah sempat tertekan ke level 7.481 siang harinya.
Jumat pagi ini, IHSG dibuka hijau di level 8.308. Selang 5 menit, indeks menanjak 1,62 persen atau 133 Skor ke level 8.365.
(fln/pta)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











