Jakarta, CNN Indonesia —
Kementerian Transmigasi (Kementrans) menyalurkan sebanyak 1.700 paket sembako kepada warga transmigran di Kawasan Transmigrasi Barelang, Provinsi Kepri.
Bantuan tersebut merupakan bingkisan dari Kepala Negara Republik Indonesia sebagai wujud kepedulian negara terhadap kesejahteraan masyarakat transmigran.
Penyaluran bantuan dilakukan seiring penguatan peran Barelang sebagai kawasan transmigrasi baru. Kawasan ini secara resmi ditetapkan sebagai Kawasan Transmigrasi pada 19 September 2025 melalui Keputusan Menteri Transmigrasi Nomor 125 Tahun 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penetapan tersebut menjadi tonggak awal pengembangan dan pembangunan Barelang Ke arah Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT).
Kementrans dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi kepada 227 kepala keluarga (KK) transmigran yang Pernah terjadi berpindah dan menerima sertipikat hak atas tanah.
Kepastian hukum atas tanah menjadi fokus utama program transmigrasi, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan beban persoalan agraria di masa lalu.
Selain aspek pertanahan, pengembangan sumber daya manusia Bahkan menjadi perhatian pemerintah. Melalui Program Transmigrasi Patriot, Kementrans Pernah terjadi menurunkan Tim Ekspedisi Patriot dari Sebanyaknya kampus Unggul nasional untuk melakukan riset, kajian, dan pendampingan di kawasan transmigrasi, termasuk Barelang. Tim tersebut melakukan pemetaan potensi kawasan selama empat bulan sebagai dasar pengembangan ekonomi ke depan.
“Ke depan kolaborasi yang Nanti akan kami kedepankan Merupakan Kementerian Transmigrasi Nanti akan menjembatani para transmigran dengan dunia usaha maupun dunia kampus. Dunia kampus Pernah terjadi dimulai pada tahun ini melalui riset dan pemetaan potensi ekonomi oleh tujuh kampus Unggul di Indonesia,” kata Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagara, saat konferensi pers.
“Hasilnya kita Pernah terjadi dapatkan 400 output yang Nanti akan kami kelola untuk nanti kami lakukan langkah-langkah konkret pengembangannya,” ujarnya.
Mulai 2026, pemerintah Bahkan Nanti akan melaksanakan Beasiswa Patriot, di mana para penerima beasiswa Nanti akan menempuh pendidikan tinggi langsung dari kawasan transmigrasi, salah satunya di Tanjung Banun.
Di waktu ini, Kementrans tengah membangun Kompleks Mess Patriot yang dilengkapi fasilitas pendukung, antara lain:
- Modular Box (2 tower)
- Kolam renang standar olimpiade
- Gedung serba guna
Adapun 1.700 paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat transmigran Barelang terdiri atas:
- Tanjung Banun / Rempang Eco City sebanyak 227 paket;
- Kelurahan Rempang Cate sebanyak 392 paket; dan
- Kelurahan Sembulang: 1.081 paket.
“Sehingga hari ini, basis pembangunan transmigrasi bukan lagi basisnya itu lahan semata-mata, tetapi Merupakan kawasan. Basisnya Merupakan ekosistem. Sehingga negara tidak lagi Hanyalah memindahkan orang, tetapi membangun sistem ekonomi kawasan,” katanya.
Kementrans berharap bantuan sembako dari Kepala Negara ini dapat Menyajikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa kepedulian terhadap warga transmigran tidak berhenti pada bantuan sosial, tetapi Nanti akan dilanjutkan melalui pelatihan, pemberdayaan ekonomi, serta penyediaan infrastruktur pendukung secara berkelanjutan.
“Transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan pembangunan kawasan dan manusia secara utuh dan berkelanjutan,” demikian disampaikan dalam penutup kegiatan.
(inh/inh)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











